(SeaPRwire) –
By: Oliver Hawthorne

Industri MCU baru-baru ini dihebohkan dengan rencana mengajak kembali bintang lama. Robert Downey Jr. dan Chris Evans akan kembali berperan di film Doomsday Desember nanti. Banyak penonton menganggap ini usaha putus asa untuk mempertahankan relevansi franchise. Banyak orang menganggap pengulangan karakter adalah usaha putus asa. Tapi ini hal yang biasa di dunia komik. Contohnya Punisher pernah menjadi monster tak mati. Dan Spider-Man secara tidak sengaja membunuh Mary Jane dengan air mani radioaktifnya. Karakter pahlawan super bisa bertahan puluhan tahun karena mereka fleksibel.
Serial Loki pertama kali tayang 4 Juni 2021. Awalnya, Marvel membuatnya karena data menunjukkan fans menyukai penampilan Tom Hiddleston sebagai Loki. Karakter Loki sendiri sudah mendapatkan sendoff di Thor: Ragnarok. Lalu dibunuh di Avengers: Endgame untuk menunjukkan kekuatan Thanos. Serial ini mengubah Loki menjadi agen TVA, bekerja sama dengan Agent Mobius yang diperankan Owen Wilson. Setelah serial Falcon and the Winter Soldier yang kurang memuaskan, episode pertama Loki berhasil mengembalikan arah seri streaming MCU. Musim 1 fokus pada pencarian tujuan hidup Loki.

Konsep “Loki menjadi polisi waktu” terdengar aneh di komik. Tapi itu perubahan signifikan untuk MCU yang dulu menjadikan Loki sebagai villain utama Phase Satu. Penampilan Hiddleston yang percaya diri dan aristokratis menetapkan standar tinggi untuk villain MCU lainnya. Hubungan antara Loki dan Mobius memiliki chemistry yang tak terduga, seperti pasangan polisi temen yang lucu. Setting TVA yang birokratis dan penuh keanehan menjadi hal yang segar dibanding proyek MCU lainnya. Bahkan batu tak terhingga hanyalah bagian dari dokumen di TVA.

Serial Loki adalah salah satu dari sedikit proyek MCU yang mengeksplorasi potensi multiverse. Kemudian serial ini harus menyelesaikan saga multiverse yang kurang matang. Musim 2 harus menyesuaikan skenario karena Jonathan Majors, aktor Kang, tersangka penyerangan. Meskipun musim 2 memiliki kekurangan, serial ini tetap berhasil memberikan perjalanan yang menghibur untuk karakter Loki.
Tempat Loki benar-benar bersinar adalah pada pengembangan karakter. Hal ini jarang ditemukan di proyek MCU lainnya. Serial ini berhasil membuat penonton merasakan perasaan nyata meskipun dengan stakes eksistensial yang luas. Bahkan jika pengembalian Evans dan Downey Jr. hanyalah usaha mencari uang, serial Loki membuktikan bahwa hal ini bisa dilakukan dengan baik. Semua yang dibutuhkan adalah memberikan tujuan yang jelas untuk karakter tersebut.
Saat ini serial Loki dapat ditonton di Disney+.
Author bio: Oliver Hawthorne, wartawan utama untuk review teknologi internasional yang fokus pada industri hiburan digital dan konten streaming.
